Verifikasi domain pengirim
Sambungkan domain bisnismu ke kirim.id dengan menyalin baris DNS (SPF, DKIM, DMARC, Return-Path) supaya email bisa dikirim dan sampai ke inbox.
Di halaman ini
Di kirim.id, semua email dikirim atas nama domain bisnismu sendiri, misalnya [email protected]. Supaya bisa begitu, kamu perlu membuktikan bahwa domain itu memang milikmu dengan menambahkan beberapa baris DNS. Kedengarannya teknis, tapi caranya cukup salin-tempel. Langkah ini wajib: email hanya bisa dikirim dari domain yang sudah aktif.
Yang perlu disiapkan#
Domain milik bisnismu (misalnya
tokomu.com). Alamat Gmail atau Yahoo pribadi tidak bisa dipakai sebagai pengirim.Akses login ke tempat kamu mengelola DNS domain: biasanya di penyedia domain (registrar), hosting, atau Cloudflare.
Langkah verifikasi#
Buka Settings → Domains
Di dashboard kirim.id, buka menu Settings → Domains, lalu tambahkan domain bisnismu.
Salin baris DNS yang diberikan
kirim.id menampilkan beberapa baris DNS yang tinggal disalin: SPF, DKIM, DMARC, dan Return-Path. Perhatikan jenis (TXT/CNAME), nama/host, dan nilainya.
Tempel di pengelola DNS domainmu
Masuk ke panel DNS domainmu dan tambahkan setiap baris persis seperti yang tertulis. Salin dengan tombol salin kalau tersedia supaya tidak ada karakter yang terlewat.
Tunggu pengecekan otomatis
kirim.id mengecek DNS-mu secara otomatis. Perubahan DNS kadang butuh waktu untuk menyebar, dari beberapa menit sampai beberapa jam. Setelah semuanya cocok, status domain berubah menjadi active.
Arti status domain#
| Status | Artinya |
|---|---|
pending_dns | Domain sudah ditambahkan, menunggu kamu memasang baris DNS. |
dns_verifying | Sistem sedang mengecek baris DNS-mu. |
provisioning | DNS sudah cocok, domain sedang disiapkan untuk mengirim. |
active | Siap dipakai. Hanya domain berstatus ini yang bisa mengirim email. |
dns_failed | Baris DNS tidak ditemukan atau tidak cocok. Periksa lagi isiannya. |
suspended | Domain dihentikan sementara, biasanya karena masalah reputasi atau pelanggaran kebijakan. |
Kenapa ini penting?#
Baris DNS ini membuktikan ke Gmail, Yahoo, dan penyedia email lain bahwa kirim.id memang diizinkan mengirim atas nama domainmu. Tanpa bukti ini, email mudah dianggap palsu dan masuk folder spam. Penjelasan lengkap tiap baris ada di artikel SPF, DKIM, dan DMARC.
Memakai alamat pengirim#
Setelah domain aktif, kamu bebas memakai alamat apa pun di domain itu sebagai pengirim, misalnya [email protected] atau [email protected]. Kalau ingin balasan pelanggan masuk ke alamat lain (misalnya Gmail tim CS), atur alamat balasan (Reply-To) di pengaturan email.
Masih buntu? Kirim tangkapan layar halaman domain ke [email protected] atau WhatsApp +62 813-6608-1167 (Senin–Jumat, 09.00–17.00 WIB).
Baca juga#
Apakah artikel ini membantu?
Artikel terkait
Masih butuh bantuan?
Tim support kirim.id siap membantu · Senin–Jumat, 09.00–17.00 WIB

