Langsung ke konten
kirim.idPanduan
kirim.idPanduan

Mengirim email tes

Kirim email tes ke kotak masukmu sendiri sebelum campaign, A/B test, atau autoresponder dikirim ke penerima sungguhan. Ini aturan dan batasnya.

Pengguna Diperbarui 6 Oktober 2026 2 menit bacaKB-42
Di halaman ini

Sebelum email dikirim ke ribuan pelanggan, lihat dulu tampilannya di kotak masukmu sendiri. Fitur Kirim Email Tes mengirim email persis seperti yang akan diterima pelanggan, lewat domain pengirimmu, ke alamat yang kamu ketik.

Di mana tombolnya?#

Panel Kirim Email Tes ada di tiga tempat:

  • Campaign: di langkah 4 wizard, Tinjau & Kirim, di bawah panel Kirim.

  • A/B test: di halaman Tinjau A/B Test, sebelum tombol Mulai Test.

  • Autoresponder: di halaman editor autoresponder, di bawah editornya.

Cara mengirim#

  1. Simpan dulu perubahanmu

    Yang dikirim adalah versi yang sudah disimpan. Kalau baru mengedit isi, klik Simpan dulu sebelum mengirim tes.

  2. Isi Kirim ke alamat

    Kolom ini otomatis berisi email login-mu. Kamu bisa menambah alamat lain, maksimal 5 alamat, dipisahkan koma. Contoh: [email protected], [email protected].

  3. Pilih varian (khusus A/B test)

    Di A/B test ada pilihan Varian: A dan B (2 email per alamat), Hanya varian A, atau Hanya varian B.

  4. Klik Kirim Email Tes

    Kalau berhasil, muncul pesan "Terkirim ke …". Cek kotak masuk, juga folder Spam atau Promosi, dalam 1–2 menit.

Bedanya email tes dengan email sungguhan#

HalDi email tes
SubjekDiawali [TES]. Untuk A/B test ditambah label varian, misalnya "[TES] [Varian A] Diskon 30%".
Merge tagDiisi data kontak kalau alamat tujuan ada di kontakmu. Kalau tidak, dipakai contoh data "Budi Santoso".
LinkTidak dilacak. Klik di email tes tidak dihitung.
Link berhenti berlangganan dan versi webMembuka halaman info "Ini email tes". Tidak ada yang diubah, tidak ada yang berhenti berlangganan.
LaporanTidak masuk statistik campaign, A/B test, maupun Kontak Teraktif. Email tes hanya terlihat di log Analytics dengan jalur TES (filter Jalur: Email tes).
KontakAlamat tujuan tidak ditambahkan sebagai kontak.

Biaya dan batas#

  • 1 koin per email tes, karena tetap email sungguhan. Tes A/B "A dan B" ke 2 alamat berarti 4 email, jadi 4 koin. Kalau server pengirim gagal, koinnya dikembalikan.

  • Maksimal 30 email tes per jam untuk satu akun. Kalau batasnya tercapai, muncul pesan berapa menit lagi kamu bisa mencoba.

  • Domain pengirim harus aktif dan isi email tidak boleh kosong.

  • Alamat di Daftar Filter (pernah bounce, lapor spam, atau diblokir) tidak bisa dikirimi tes. Pesannya: "alamat ini ada di Daftar Filter".

Yang perlu dicek di email tes#

  • Subjek dan preheader terbaca jelas di daftar kotak masuk.

  • Sapaan dan merge tag terisi dengan benar, tidak ada {{...}} mentah.

  • Gambar tampil, baik di HP maupun komputer.

  • Setiap tombol dan link membuka halaman yang benar.

  • Email tidak masuk folder Spam. Kalau masuk, baca tips deliverability sebelum mengirim ke semua orang.

Baca juga#

Apakah artikel ini membantu?

Artikel terkait

Masih butuh bantuan?

Tim support kirim.id siap membantu · Senin–Jumat, 09.00–17.00 WIB

Mengirim email tes · Panduan kirim.id