Langsung ke konten
kirim.idPanduan
kirim.idPanduan

Integrasi WHMCS: kirim email dan sinkron client

Kirim semua email WHMCS (invoice, tiket, reset password) lewat kirim.id, dan masukkan client yang setuju email marketing ke audience secara otomatis.

Pengguna Diperbarui 8 Oktober 2026 5 menit bacaKB-48
Di halaman ini

Modul kirim.id untuk WHMCS punya dua bagian yang bisa dipasang sendiri-sendiri. Mail provider "Kirim.id" mengirim semua email WHMCS (invoice, tiket support, reset password, notifikasi admin) lewat kirim.id. Addon "Kirim.id – Sinkron Client" memasukkan client yang setuju menerima email marketing ke audience kirim.id, supaya kamu bisa mengirim campaign dan journey ke mereka.

Persyaratan#

  • WHMCS 8.x atau 9.x, PHP 7.4 atau lebih baru, dengan ekstensi cURL.

  • Server WHMCS bisa terhubung keluar ke api.kirim.id (port 443).

  • Domain alamat pengirim WHMCS sudah aktif di akun kirim.id. Lihat Verifikasi domain pengirim. Kalau departemen support memakai alamat dengan domain lain, domain itu juga harus aktif.

  • Cron WHMCS berjalan (biasanya tiap 5 menit). Ini dibutuhkan addon sinkron client.

Pasang modul#

  1. Ekstrak ke folder WHMCS

    Unduh KirimID_WHMCS.zip, lalu ekstrak di folder root WHMCS (folder yang berisi configuration.php). Isinya dua folder: modules/mail/KirimID dan modules/addons/kirimid. Keduanya menyatu dengan folder modules yang sudah ada.

  2. Buat API key

    Di app.kirim.id buka Email → Settings → API Key. Untuk mail provider, centang izin Kirim Email. Untuk addon sinkron client, centang Kelola Kontak/Audiens. Satu API key dengan dua izin itu boleh dipakai untuk keduanya.

Kirim email WHMCS lewat kirim.id#

  1. Catat pengaturan lama

    Sebelum mengganti, catat mail provider yang sekarang dipakai (misalnya SMTP beserta host dan user-nya), supaya bisa kembali dalam satu menit kalau perlu.

  2. Pilih Kirim.id

    WHMCS 9: buka System Settings → Mail Providers. WHMCS 8: buka System Settings → General Settings → Mail → Configure Mail Provider. Pilih Kirim.id, lalu tempel API key.

  3. Klik Test Configuration

    Modul memeriksa API key, izin Kirim Email, dan domain alamat pengirim WHMCS. Kalau semuanya beres, email tes "Tes pengiriman WHMCS lewat Kirim.id" dikirim ke alamat admin yang sedang login. Email tes memakai 1 koin.

  4. Simpan

    Klik Save. Mulai saat itu semua email WHMCS keluar lewat kirim.id dan tercatat di log pengiriman app.kirim.id.

Cara modul menangani email WHMCS#

  • CC dan BCC dikirim sebagai email terpisah ke masing-masing penerima. Setiap penerima memakai 1 koin (Rp0,5).

  • Lampiran (misalnya PDF invoice) ikut terkirim, maksimal 10 file dengan total 10 MB.

  • Reply-To dan nama pengirim mengikuti pengaturan WHMCS, termasuk per departemen support.

  • Gangguan sementara (server sibuk, jaringan putus sebentar) dicoba ulang otomatis tanpa membuat email terkirim dobel.

  • Kalau gagal, alasannya muncul di Email Log WHMCS, misalnya "Domain pengirim belum aktif di Kirim.id", "Saldo koin habis", atau "Penerima ada di suppression list". Kalau yang gagal hanya salinan CC/BCC, email tetap dianggap terkirim dan kegagalannya dicatat di Activity Log WHMCS.

  • Seperti email API lainnya, kirim.id menambahkan footer berhenti berlangganan dan pelacakan buka/klik. Status lengkap tiap email ada di app.kirim.id. Email Log WHMCS hanya mencatat berhasil atau tidaknya email diterima kirim.id.

Sinkron client ke audience#

  1. Aktifkan addon

    Buka System Settings → Addon Modules, cari Kirim.id – Sinkron Client, klik Activate, lalu Configure. Tempel API key, biarkan Sinkron otomatis dan Ikuti berhenti berlangganan tercentang, beri akses ke role admin yang perlu, lalu simpan.

  2. Pilih audience tujuan

    Buka Addons → Kirim.id – Sinkron Client. Halaman ini menampilkan akun kirim.id yang terhubung dan daftar audience-mu. Tambahkan pemetaan, misalnya Semua client yang setuju email marketing → Client WHMCS. Kamu juga bisa menambah pemetaan per produk, misalnya Punya layanan aktif: VPS → Pengguna VPS.

  3. Hitung dulu

    Klik Hitung dulu (simulasi). Addon menampilkan berapa client yang memenuhi syarat dan berapa yang akan masuk ke tiap audience. Belum ada yang dikirim ke kirim.id.

  4. Sinkron client lama

    Klik Sinkron semua client. Client masuk antrian dan dikirim bertahap setiap kali cron WHMCS berjalan. Kalau ingin lebih cepat, klik Proses antrian sekarang. Hasilnya tercatat di Log terbaru.

Setelah itu semuanya berjalan otomatis:

Kejadian di WHMCSYang terjadi di kirim.id
Client baru mendaftar dan mencentang persetujuan email marketingMasuk ke audience "semua client". Journey dengan pemicu bergabung ke audience langsung berjalan.
Layanan client aktif untuk produk yang dipetakanMasuk ke audience produk itu.
Client mencabut persetujuan, akun ditutup, atau dihapusDikeluarkan dari semua audience yang dipetakan.
Client berhenti berlangganan atau melapor spam dari email kirim.idPersetujuan email marketing-nya di WHMCS ikut dicabut (dicek setiap hari).
  • Audience dengan double opt-in mengirim email konfirmasi dulu. Client baru aktif di audience setelah mengklik tautannya.

  • Client yang sudah berhenti berlangganan di kirim.id tidak dimasukkan lagi. Di log tercatat "Dilewati", bukan gagal.

  • Kalau kirim.id sedang tidak bisa dihubungi, pekerjaan di antrian dicoba lagi dengan jeda (5 menit, 15 menit, 1 jam, dan seterusnya). Proses checkout dan edit client di WHMCS tidak pernah terhambat karena addon ini.

  • Menghapus pemetaan tidak mengeluarkan anggota yang sudah ada di audience. Menonaktifkan addon menghapus antrian dan log di WHMCS, tetapi tidak menyentuh data di kirim.id.

Kirim campaign ke client WHMCS#

Email marketing ke client sebaiknya dibuat sebagai Campaign atau Journey di app.kirim.id dengan audience hasil sinkron, bukan lewat Mass Mail WHMCS. Di kirim.id kamu mendapat laporan buka, klik, dan konversi, dan pengirimannya mengikuti batas kecepatan akunmu. Mass Mail WHMCS tetap bisa dipakai karena lewat mail provider yang sama, tetapi tidak punya laporan itu.

Kembali ke pengaturan lama#

Pilih lagi mail provider sebelumnya di halaman Mail Providers dan isi pengaturan yang sudah kamu catat. Folder modules/mail/KirimID dan modules/addons/kirimid boleh dihapus setelah addon dinonaktifkan.

Langkah berikutnya#

Apakah artikel ini membantu?

Artikel terkait

Masih butuh bantuan?

Tim support kirim.id siap membantu · Senin–Jumat, 09.00–17.00 WIB

Integrasi WHMCS: kirim email dan sinkron client · Panduan kirim.id