Pakai kirim.id di WooCommerce
Kirim email pesanan WooCommerce lewat kirim.id, kumpulkan opt-in di checkout, jalankan journey setelah pembayaran, dan lihat omzet dari email.
Di halaman ini
Kalau tokomu memakai WooCommerce, plugin WordPress kirim.id memberi lebih dari sekadar pengiriman email. Email pesanan dikirim lewat kirim.id dengan status yang tercatat, pembeli bisa ikut berlangganan langsung dari checkout, pesanan yang lunas bisa memicu journey otomatis, dan kamu bisa melihat berapa rupiah yang datang dari email. Semuanya tanpa coding.
Sebelum mulai#
Plugin WordPress kirim.id sudah terpasang dan terhubung. Ikuti panduan memasang plugin.
WooCommerce versi 6.0 atau lebih baru.
Domain pengirim sudah aktif. Lihat Verifikasi domain pengirim.
Email pesanan lewat kirim.id#
WooCommerce mengirim email lewat wp_mail(), jadi setelah tab Email WordPress di plugin diatur ke mode API, semua email pesanan otomatis terkirim lewat kirim.id. Statusnya — terkirim, ditolak penerima, dibuka, diklik — bisa dilihat di Kirim.id → Log Email.
Mode API juga meneruskan lampiran (maks. 10 file / 10 MB), misalnya invoice PDF dari plugin invoice. Mode SMTP tidak meneruskan lampiran.
Opt-in di checkout#
Buka tab Form & WooCommerce
Di WordPress buka Kirim.id → Pengaturan, lalu tab Form & WooCommerce.
Aktifkan Opt-in di checkout
Aktifkan Opt-in di checkout dan pilih audience tujuan.
Sinkronkan pembeli lama (opsional)
Pembeli lama yang pernah mencentang opt-in bisa dimasukkan ke audience dengan tombol Sinkronkan pembeli lama.
Pembeli akan melihat kotak centang di checkout klasik maupun checkout blok. Kotak ini tidak dicentang otomatis — hanya pembeli yang mencentang sendiri yang masuk audience. Saat mereka masuk, journey "Masuk audience" ikut berjalan.
Journey setelah pembayaran#
Kamu bisa otomatis mengirim rangkaian email setelah pesanan lunas — ucapan terima kasih, permintaan ulasan, atau tawaran pembelian berikutnya.
Buat journey dengan pemicu API
Di app.kirim.id buka menu Journey, buat journey baru dengan pemicu API, susun langkah-langkahnya, lalu aktifkan.
Pilih journey di plugin
Di tab Form & WooCommerce, pilih journey tersebut sebagai journey setelah bayar.
Saat pesanan dari pembeli yang opt-in berstatus lunas, pembeli otomatis masuk journey itu. Satu kontak hanya masuk satu journey sekali.
Laporan omzet dari email#
Aktifkan Laporan penjualan di plugin. Setiap pesanan lunas (mata uang Rupiah) dilaporkan ke kirim.id. Kalau pembeli pernah mengklik emailmu dalam 7 hari terakhir, omzetnya tercatat di dashboard sebagai hasil campaign atau journey tersebut.
Tidak memperlambat checkout#
Semua panggilan ke kirim.id dari WooCommerce berjalan di latar belakang (Action Scheduler) dan dicoba ulang otomatis kalau jaringan sedang gangguan. Pembeli tidak perlu menunggu kirim.id saat checkout.
Hal yang perlu diketahui#
Setiap email ke setiap penerima memakai 1 koin (Rp0,5), termasuk email pesanan.
Footer berhenti berlangganan dan pelacakan ditambahkan ke setiap email, termasuk email WooCommerce.
Kalau kirim.id tidak bisa dipakai (misalnya saldo koin habis), email pesanan dikirim lewat mail bawaan server sebagai cadangan, tapi tanpa pelacakan dan lebih mudah masuk spam. Jaga saldo koin tetap cukup.
Langkah berikutnya#
API kontak, audience, journey, dan konversi — untuk toko non-WordPress.
Apakah artikel ini membantu?
Artikel terkait
Masih butuh bantuan?
Tim support kirim.id siap membantu · Senin–Jumat, 09.00–17.00 WIB

