Langsung ke konten
kirim.idPanduan
kirim.idPanduan

Membuat customer journey

Rangkai email otomatis dengan pemicu, jeda, cabang kondisi, webhook, dan target agar setiap pelanggan dipandu sesuai perilakunya.

Pengguna Diperbarui 4 Oktober 2026 2 menit bacaKB-34
Di halaman ini

Customer journey adalah rangkaian email otomatis yang menyesuaikan diri dengan perilaku pelanggan. Bedanya dengan satu email otomatis biasa: journey bisa menunggu, mengecek apakah pelanggan sudah mengklik, lalu memilih email berikutnya yang paling pas. Kamu menyusunnya sekali, dan journey berjalan sendiri untuk setiap pelanggan.

Komponen journey#

Pemicu (trigger)#

Pemicu menentukan kapan seseorang masuk ke journey:

  • Kontak masuk audience: misalnya saat kamu menambahkan pembeli baru ke audience "Pembeli".

  • Mendaftar lewat formulir: saat seseorang mengisi formulir langganan.

  • Event dari sistemmu (API): misalnya saat pelanggan mendaftar di website atau aplikasimu.

Langkah#

LangkahFungsinya
Kirim emailMengirim email yang isinya diambil dari menu Autoresponder.
JedaMenunggu beberapa menit, jam, atau hari sebelum langkah berikutnya.
Cabang kondisiMemisahkan jalur, misalnya "sudah klik" dan "belum klik".
WebhookMengirim kabar ke sistem lain, misalnya CRM atau aplikasi tim-mu.
Target (goal)Tujuan journey, misalnya pelanggan mengklik email. Berguna untuk mengukur keberhasilan.

Contoh: journey pelanggan baru#

  1. Pemicu: pelanggan baru mendaftar.

  2. Kirim email: email sambutan.

  3. Jeda: tunggu 2 hari.

  4. Cabang kondisi: sudah klik email sambutan?

    • Sudah → kirim kupon.

    • Belum → kirim email pengingat.

  5. Target: pelanggan mengklik email.

Langkah membuat journey#

  1. Siapkan isi email di Autoresponder

    Tulis dulu semua email yang akan dipakai: sambutan, kupon, dan pengingat.

  2. Buat journey dan pilih pemicu

    Beri nama yang jelas, misalnya "Sambutan Pelanggan Baru", lalu pilih pemicu yang sesuai.

  3. Susun langkah-langkahnya

    Tambahkan kirim email, jeda, dan cabang kondisi sesuai alur yang kamu rancang. Tentukan target bila perlu.

  4. Periksa lalu aktifkan

    Cek urutan dan email di setiap langkah. Setelah diaktifkan, kontak baru yang memenuhi pemicu langsung masuk journey.

Aturan yang perlu diketahui#

  • Satu kontak hanya masuk satu journey sekali. Kalau kontak yang sama memicu lagi, journey tidak diulang.

  • Langkah diproses setiap menit, jadi jeda singkat pun tetap berjalan tepat.

  • Audience double opt-in: journey baru terpicu setelah kontak mengklik email konfirmasi.

  • Status journey: draft, active, atau paused.

Baca juga#

Apakah artikel ini membantu?

Artikel terkait

Masih butuh bantuan?

Tim support kirim.id siap membantu · Senin–Jumat, 09.00–17.00 WIB

Membuat customer journey · Panduan kirim.id