Langsung ke konten
kirim.idPanduan
kirim.idPanduan

Mengenal halaman Triggers

Halaman Triggers merangkum tiga pemicu journey, contoh memanggil pemicu API, dan daftar journey yang memakai setiap pemicu.

Pengguna Diperbarui 6 Oktober 2026 2 menit bacaKB-46
Di halaman ini

Halaman Triggers menjawab satu pertanyaan: peristiwa apa saja yang bisa memasukkan kontak ke journey secara otomatis, dan journey mana yang memakainya? Halaman ini ada di sidebar, kelompok Otomatisasi → Triggers, dan juga bisa dibuka lewat tombol Triggers di halaman Journeys.

Tiga jenis pemicu#

PemicuKapan kontak masuk journeyCocok untuk
Subscribe lewat form publikPengunjung mengisi form subscribe audience. Kalau audience memakai double opt-in, kontak baru masuk setelah mengklik email konfirmasi.Welcome series untuk subscriber baru.
Masuk audienceKontak masuk audience lewat cara apa pun: form publik, tambah manual, impor CSV, atau API.Email lanjutan untuk pembeli, peserta kelas, atau member.
Event dari sistem kamu (API)Sistemmu memanggil API, misalnya saat pelanggan baru mendaftar di website, keranjang ditinggal, atau pesanan selesai.Otomasi yang dipicu kejadian di luar kirim.id.

Satu kejadian bisa memicu lebih dari satu jenis. Misalnya, orang yang mengisi form subscribe juga dihitung "masuk audience", jadi kedua journey yang memakai audience itu sama-sama terpicu.

Memicu journey lewat API#

Untuk pemicu Event dari sistem kamu (API), halaman Triggers menampilkan contoh perintah berikut. Ganti {ID_JOURNEY} dengan ID journey-mu.

cURL
curl -X POST https://api.kirim.id/v1/journeys/{ID_JOURNEY}/enroll \
  -H "Authorization: Bearer api_kirim..." -H "Content-Type: application/json" \
  -d '{"email":"[email protected]","name":"Budi","consent":true}'
  1. Temukan ID journey

    Di tabel Trigger yang dipakai journey kamu, journey dengan pemicu API ditandai ID-nya, misalnya "(ID 5)". Halaman detail journey juga menampilkan perintah curl yang ID-nya sudah terisi.

  2. Siapkan API key

    Buat API key dengan scope Kirim Email di Settings, tab API Key. Simpan di server, jangan di browser atau aplikasi HP.

  3. Aktifkan journey

    Journey harus berstatus Aktif. Kalau belum, API menolak dengan pesan Journey ini belum aktif.

  4. Panggil dari sistemmu

    Kirim email (wajib), name (opsional, hanya untuk kontak baru), dan consent: true sebagai tanda orang tersebut setuju menerima email darimu.

Jawaban yang mungkin kamu terima:

JSON
201 {"journey_id":5,"email":"[email protected]","enrolled":true,"message":"Kontak masuk journey."}
200 {"journey_id":5,"email":"[email protected]","enrolled":false,"message":"Kontak sudah pernah masuk journey ini (tidak diulang)."}

Request ditolak (422) kalau journey tidak memakai pemicu API, belum aktif, penerimanya ada di Daftar Filter (tanpa penalti), atau kontaknya sudah berhenti berlangganan.

Tabel journey yang memakai pemicu#

Bagian bawah halaman menampilkan semua journey-mu dengan kolom Journey, Trigger, Audience, dan Status (Draft, Aktif, atau Dijeda). Klik nama journey untuk membuka detailnya. Pemicu hanya bekerja kalau journey yang memakainya berstatus Aktif.

Bagaimana dengan secret webhook?#

Halaman Triggers tidak memakai secret. Secret hanya dipakai untuk langkah Webhook di dalam journey, yaitu saat kirim.id mengirim data kontak ke sistemmu. Kalau journey punya langkah Webhook, panel Secret Webhook muncul di halaman detail journey tersebut. Cara memverifikasinya ada di artikel Webhook.

Baca juga#

Apakah artikel ini membantu?

Artikel terkait

Masih butuh bantuan?

Tim support kirim.id siap membantu · Senin–Jumat, 09.00–17.00 WIB

Mengenal halaman Triggers · Panduan kirim.id