Segmentasi audiens
Kelompokkan pelanggan ke beberapa audience supaya setiap email terasa relevan, lebih sering dibuka, dan lebih jarang dilaporkan spam.
Di halaman ini
Tidak semua pelanggan butuh email yang sama. Pembeli baru, pelanggan setia, dan reseller biasanya tertarik pada hal berbeda. Dengan segmentasi, kamu mengirim email yang pas ke orang yang pas, sehingga lebih banyak yang membuka dan lebih sedikit yang berhenti langganan.
Audience: cara utama membagi kontak#
Di kirim.id, kontak dikelompokkan dengan audience. Setiap campaign dikirim ke audience yang kamu pilih. Satu kontak boleh masuk ke beberapa audience sekaligus, jadi kamu bebas membuat kelompok sesuai kebutuhan tanpa menggandakan data.
Contoh pembagian untuk toko online#
| Audience | Isinya | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Pelanggan Newsletter | Semua yang mendaftar lewat formulir | Info produk baru, tips |
| Pembeli | Yang sudah pernah order | Promo repeat order, ulasan |
| Reseller | Mitra penjual | Harga grosir, stok terbaru |
| Peserta Kelas | Pembeli kursus/webinar | Jadwal kelas, materi lanjutan |
Membuat segmen#
Tentukan tujuan segmen
Mulai dari pertanyaan sederhana: "Email apa yang mau aku kirim, dan siapa yang paling butuh?" Hindari membuat terlalu banyak audience yang isinya mirip.
Buat audience baru
Beri nama yang jelas, misalnya "Pembeli 2026" atau "Reseller Jabodetabek", dan tambahkan deskripsi singkat.
Isi audience
Import CSV khusus kelompok itu, pasang formulir langganan khusus audience tersebut, atau hubungkan dari toko online lewat plugin WordPress atau API.
Kirim campaign ke audience itu
Saat membuat campaign, pilih audience yang sesuai di tahap pengirim.
Single dan double opt-in#
Setiap audience punya mode opt-in:
Single opt-in: kontak langsung aktif begitu masuk audience.
Double opt-in: kontak menerima email konfirmasi dulu dan baru menerima campaign setelah mengklik link konfirmasi. Daftarmu jadi lebih bersih dari alamat palsu atau salah ketik.
Segmentasi otomatis lewat journey#
Selain audience, kamu bisa memisahkan pelanggan berdasarkan perilakunya di dalam customer journey. Misalnya, cabang kondisi "Sudah klik?" mengirim kupon ke yang tertarik, dan pengingat ke yang belum.
Baca juga#
Apakah artikel ini membantu?
Artikel terkait
Masih butuh bantuan?
Tim support kirim.id siap membantu · Senin–Jumat, 09.00–17.00 WIB

